Fase Transformasi Digital (Fondasi Ekonomi Kerakyatan)
Berfokus pada penguatan ekosistem ekonomi digital lokal melalui riset mendalam mengenai kesiapan UMKM dalam mengadopsi skema kredit hijau (green finance).
Menganalisis faktor determinansi adopsi e-commerce pada sektor industri kreatif untuk meningkatkan daya saing pasar.
Mengkaji peran kepemimpinan digital (digital leadership) dalam menciptakan agilitas organisasi di institusi publik.
Fase Integrasi Keberlanjutan & ESG (Kompleksitas Industri)
Mengeksplorasi pengungkapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) pada sektor industri perkebunan sawit sebagai komoditas utama regional.
Mengembangkan inovasi model bisnis sirkular yang adaptif terhadap ekosistem lahan gambut di Kalimantan Tengah.
Merumuskan strategi resiliensi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam menghadapi transisi menuju ekonomi hijau yang berkelanjutan.
Fase Rekognisi Global & Dampak Kebijakan (Thought Leadership)
Menghasilkan formulasi kebijakan strategis terkait mekanisme perdagangan karbon (carbon trading) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif.
Mendorong sinkronisasi tata kelola smart city guna meningkatkan daya saing daerah di level nasional dan internasional.
Mengembangkan model kepemimpinan adaptif sebagai solusi mitigasi konflik agraria dan pengelolaan sumber daya alam.
Ekosistem Kolaborasi Riset Dosen & Mahasiswa
Mengintegrasikan penelitian dosen pakar dengan tesis mahasiswa melalui mekanisme publikasi bersama guna menciptakan kesinambungan akademik.
Menargetkan luaran publikasi pada jurnal internasional bereputasi tinggiÂ
Menjadikan hasil riset sebagai basis penyusunan policy brief yang memberikan dampak nyata bagi kebijakan pembangunan regional.